Senin, 15 Februari 2010

Mengadopsi Teknologi Baru dengan Bujet Ketat

Mengadopsi Teknologi Baru dengan Bujet Ketat  
TEMPO Interaktif, Jakarta Perusahaan-perusahaan skala menengah ternyata cenderung lebih agresif mengadopsi teknologi baru untuk mengelola data center-nya. Mereka lebih berinisiatif mengadopsi teknologi anyar, seperti komputasi awan (cloud computing), replikasi, serta deduplikasi, hingga 11-17 persen lebih tinggi ketimbang perusahaan kecil atau besar.
Temuan tersebut dipaparkan dalam laporan "2010 State of Data Center", yang dirilis Symantec Corp awal bulan ini. Penelitian terapan yang disponsori Symantec ini digelar pada November 2009. Responden penelitian ini adalah 1.780 manajer data center yang tersebar di 26 negara.
Organisasi yang menjadi sasaran riset adalah perusahaan skala menengah dengan jumlah karyawan sebanyak 2.000-9.999 orang. Sebanyak 560 perusahaan di kawasan Asia-Pasifik dan Jepang--20 di antaranya di Indonesia--juga turut disurvei.
"Perusahaan skala menengah memiliki lebih banyak keinginan untuk melakukan perubahan teknologi data center-nya pada tahun 2010 ini," kata Andy Darmawan, Konsultan Teknik Senior Symantec Indonesia, saat memaparkan hasil riset tersebut di Jakarta. "Lebih banyak aplikasi yang harus mereka maintain pada data center mereka."
Pertimbangan utama untuk mengadopsi teknologi baru pada data center, antara lain, karena meningkatnya kerumitan dan terlalu banyaknya aplikasi. "Dua pertiga responden menjawab ada 10 inisiatif utama yang ingin mereka lakukan pada tahun 2010," ujar Andy. Sedangkan 50 persen dari responden bahkan mengharapkan perubahan yang signifikan pada data center mereka.
Tiga dari 10 inisiatif utama di bidang penyimpanan data yang akan dilakukan perusahaan skala menengah pada 2010, antara lain, security (keamanan), yang mengambil porsi terbesar (84 persen), backup dan recovery data (80 persen), serta continuous data protection (80 persen).
Namun, kendati ingin menyerap teknologi baru, penelitian tersebut juga mendapatkan temuan yang agak kontradiktif, yaitu penyediaan staf (staffing) dan bujet untuk pengelolaan data center akan tetap diperketat oleh kebanyakan perusahaan. "Bahkan ada yang cenderung turun." Sayangnya, dalam penelitian itu responden tak secara spesifik menyebutkan alasan pengetatan anggaran itu, apakah karena pemangkasan anggaran atau untuk tujuan efisiensi.
Sedangkan dalam hal pengadaan staf, sebagian besar perusahaan yang disurvei menyatakan tidak ada penambahan jumlah staf untuk data center mereka pada 2010. Khusus untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia, yang menyatakan hal itu bahkan lebih besar, sampai 85 persen. Padahal sebagian besar perusahaan skala menengah mengaku kekurangan staf, terutama di bidang virtualisasi, jaringan, dan management storage.
"Mungkin bisa dipahami bahwa belum banyak staf yang menguasai teknologi-teknologi baru tersebut," kata Andy. Selain itu, ada temuan menarik yang terkait dengan pengadaan staf ini. "Sebanyak 35 persen perusahaan skala menengah membutuhkan staf yang mengerti segalanya."
Di samping hal-hal tersebut, salah satu temuan kunci dari riset ini adalah perencanaan disaster recovery atau pemulihan akibat bencana seharusnya lebih ditingkatkan. Sepertiga dari perusahaan yang disurvei menyatakan belum mendokumentasikan sebagian datanya untuk mengantisipasi bencana. Karena itu, dalam salah satu rekomendasi Symantec terhadap hasil penelitian ini, perusahaan skala menengah seyogianya meningkatkan program disaster recovery untuk mengantisipasi jika terjadi bencana (lihat boks).
Penelitian yang melibatkan perusahaan dari berbagai bidang, seperti teknologi, manufaktur, serta perbankan, tersebut sebenarnya juga dilakukan pada tahun sebelumnya (2008). Hasil penelitian tahun 2009 itu juga tak jauh berbeda dengan hasil survei yang dilakukan pada 2008, yakni sebagian besar perusahaan skala menengah ingin mengadopsi teknologi baru untuk data center mereka.
Sayangnya, penelitian yang dilakukan pada November 2009 itu tidak menyurvei persentase "cita-cita" mereka pada 2008 yang bisa direalisasi pada 2009. Nah, apakah perusahaan-perusahaan skala menengah itu bisa merealisasi harapan mereka untuk mengadopsi sejumlah teknologi baru pada 2010 ini, kendati punya bujet terbatas? Semuanya berpulang kepada mereka. l DIMAS
BOKS
Rekomendasi Symantec
1. Pilihlah solusi yang mendukung data center dari berbagai tipe.
2. Pilih teknologi yang memudahkan pengguna atau staf untuk mengelola data center. Cobalah terapkan deduplikasi untuk mengurangi redundansi (berlebihan) data, serta mengurangi biaya penyimpanan dan jaringan.
3. Coba lakukan penghematan dari sisi storage, karena storage adalah salah satu belanja teknologi informasi terbesar.
4. Tingkatkan disaster recovery testing untuk mengantisipasi bencana.
5. Memilih teknologi perlindungan data yang dapat melindungi seluruh aset yang ada di dalam data center.

Jumat, 06 November 2009

Vitell TV91, Hape TV dengan Dual Slot microSD

Kompas - Jumat, 6 November


Vitell TV91, Hape TV dengan Dual Slot microSD

Ada tombol TV di bawah tombol menu kanan Vitell TV91, jadi tinggal pencet untuk menyalakan TV. Kalau gambarnya kurang bagus, tarik saja antena TV di kanan atas dan lakukan pencarian ulang secara otomatis (auto search). Siaran TV bisa direkam dengan memencet tombol tengah navigasi saat sedang nonton.

Selain tombol volume, navigasi kiri-kanan bisa juga dipakai untuk menyetel suara. Nah, hasil rekaman TV itu bisa ditonton ulang dengan Video player. Siaran TV ini juga bisa difoto, dengan memencet tombol kamera. Jadi, jika pertandingan bola atau klip musik favorit bisa dikoleksi dengan mudah.

Hape TV biasanya disertai FM radio. Di sini juga begitu. Bahkan kita juga bisa merekamnya. Sayang, kita tak bisa menjadwal perekamannya. Speaker di pojok kanan bawah punya suara nyaring, dan volume bisa diatur lewat tombol 2-arah di kanan bodi. Ada pula Sound effect untuk pilihan equalizer suara dengan pilihan Normal, Bass, Dance, Classical, Treble, Party, Pop, dan Rock. Sound effect ini juga ada di Audio player.

Dobel GSM
Terlihat hanya ada 1 slot SIM, ternyata slotnya bertumpuk. Yang bawah SIM1, yang atas SIM2. SIM tak bisa dipasang-cabut dengan mudah karena mulut slot terganjal batere. Aktifnya SIM bisa disetel dari Settings > Dual SIM settings. ViTell menyiapkan 2 tombol Call; keduanya ditaruh di bawah tombol menu kiri.

Kontak di Phonebook list bisa dikenali tempat penyimpanannya dari icon hape atau SIM di depan nama. Tapi kita juga bisa sortir dengan cepat dengan menggeser tab dari All ke SIM1, SIM2 dan Phone pakai navigasi kiri-kanan. Kita bisa Copy all antara SIM dan hape, juga antar SIM. Penelepon bisa ditandai dengan Caller picture, Caller ringtone maupun Caller video.

Ada pula fitur yang mulai marak saat ini, Magic Sound Call, yang bisa mengubah suara kita menjadi suara yang terdengar sangat berbeda. Untuk memakai, pilih On di Magic Sound Status, dan pilih suara yang diinginkan; Child, Young lady, Mature women, Women, Man, Mature men, Depressed, atau Raucity di Effect Type.

2 Slot microSD
TV91 punya 2 slot microSD yang berdampingan. Jadi kalau punya 2 microSD berkapasitas gede, kita bisa foya-foya menyimpan macam-macam file foto, video, atau lagu-lagu.

Port USB mini ada di kiri bodi; ada tutup karet dengan icon USB. USB config hanya menampilkan opsi Mass storage dan Webcam. Di PC, kedua MicroSD terbaca sebagai drive tersendiri.

Untuk akses internet, setting dari sejumlah operator sudah dimasukkan di Data account > GPRS.

Kocok Hape untuk Ganti Lagu
Mau ganti wallpaper, MP3 atau foto, tinggal kocok saja hape-nya. Setting-nya ada di Shake Setup; lalu aktifkan WallPaper Switch Shake Setup, MP3 Shake Setup atau Photo Preview Shake Setup. Di sini juga ada intelligent preview television screen broadcast dan intelligent preview video player. TV91 juga punya GSensor Calibration. Tempatkan di permukaan datar, misalnya meja, lalu pencet OK. Hape akan melakukan kalibrasi sensor.

Kamera Biasa
Kamera utama di belakang bodi disertai flash. Sementara kamera kedua ada di kanan atas layar. Tapi kamera kedua ini bukan berarti bisa dipakai video call lho. Perpindahan lensa kamera bisa dilakukan dengan cepat pakai tombol *. Hasil kamera sekedarnya saja, cukup untuk dokumentasi pribadi.

Tombol kamera ada di kanan bodi, yang otomatis membuka Camera. Tak terlihat cara cepat untuk pindah ke mode Video recorder. Setting untuk Camera maupun Video recorder bisa disetel dengan cepat pakai keypad. Image size maksimalnya 640x480, sedangkan Video recorder tak menyediakan opsi resolusi.

KESIMPULAN
Dua slot MicroSD memungkinkan kita memiliki kapasitas sangat besar untuk menyimpan data foto, video dan lagu-lagu. Bisa juga untuk menyimpan hasil merekam siaran tv atau radio. Yang hobi narsis juga bisa memakai kamera kedua dengan mudah untuk memotret atau merekam diri sendiri.

Sumber: Sinyal


PLUS : 2 slot MicroSD, rekam siaran TV

MINUS : Kualitas foto kurang


Spesifikasi: Vitell TV91
Jaringan : GSM 900/1800/1900 MHz
Bentuk : Bar
Dimensi : 109x50x11 mm
Bobot : 82 gram
Batere : Li-ion 3,7V 950 mAh
Waktu siaga : rata-rata 4 hari
Waktu bicara : rata-rata 5 jam
Layar : 2,2”, TFT
Memori internal : Tak terbaca
Memori tambahan : MicroSD, 2 slot
Konektivitas antar peranti : USB mini, Bluetooth
Konektivitas internet : GPRS; WAP
Kamera : 2 lensa, VGA (primer, sekunder), lampu
Ringtone : Polifonik
Phonebook : 500 entri
Messaging : SMS, MMS, Chat
Aplikasi : Camera, Analog TV, Image viewer, Video recorder, FM radio, Video player, Audio player, Sound recorder, Melody composer, Games (Puzzle), Motion games (Dice), Calendar, To Do List, Alarm, World clock, Stopwatch (Typical stopwatch, nWay stopwatch), Calculator, Unit converter (Weight, Length), Currency converter, Health (Menstrual), E-book reader
Isi paket : Charger, adapter, batere ekstra, kabel data, headset, kantung kulit, manual, garansi

Bra Anti Keriput

By Petti Lubis, Mutia Nugraheni - Jumat, 6 November


Sayangi Payudara

VIVAnews - Usia yang semakin bertambah membuat kerutan semakin banyak dan terlihat jelas. Tidak hanya pada bagian wajah tetapi juga payudara. Untuk mengatasi masalah kerutan di sekitar payudara, sebuah perusahaan pakaian dalam di Eropa membuat bra dengan desain khusus.

Kerutan yang biasanya muncul di belahan dada, atau di bagian pinggir dada bagian kiri dan kanan bisa dihindari dengan menggunakan bra tersebut. Bra yang diberinama La Decollette, bentuknya berbeda dengan bra pada umumnya. Tidak ada cup pada bra tersebut. Karena, fungsinya memang bukan untuk menyangga payudara tetapi mengurangi dan mencegah timbulnya keriput.

La Decollette ini dilengkapi dengan bantalan di bagian tengah yang bisa mencegah payudara saling menekan dan menimbulkan keriput. Bra unik tersebut dirancang oleh perancang asal belanda, Rachel de Boer.

"Masalah yang banyak dialami wanita juga saya alami yaitu kerutan di sekitar payudara. Untuk itu saya menciptakan produk ini untuk saya sendiri dan para wanita," kata Rachel de Boer, seperti VIVAnews kutip dari Fibre2fashion.com, Kamis, 5 November 2009.

Sebenarnya bra yang jual dengan harga 49 Euro, sekitar Rp 690.000 ini sudah dijual sejak Oktober 2008 lalu, tetapi hanya di Belanda saja. Kini, melalui www.decollette.eu, bra tersebut dipasarkan di negara-negara di Eropa antara lain Belgia, Inggris, Prancis, Spanyol dan Jerman. Menurut de Boer, Decollette ini bisa digunakan setiap hari dan bisa membuat perubahan secara alami pada kulit di sekitar payudara. Anda tertarik membelinya ?

Atasi Masalah Mendengkur dalam Sekejap

 
Atasi Masalah Mendengkur dalam Sekejap
VIVAnews - Masalah mendengkur tidak hanya dialami kaum pria tetapi juga wanita. Untuk mengatasi masalah dengkuran banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan “snoreplasty", yaitu dengan pemberian suntikan.
Snoreplasty ini baru dipraktekkan di Inggris dan dilakukan dengan cara anastesi lokal, lalu suntikan diberikan di langit-langit mulut. Isi dari suntikan tersebut yaitu cairan sodium tetradecyl. Untuk melakukannya pun tidak makan waktu lama, hanya sekitar 2 menit.
"Pada beberapa kasus, mendengkur bisa menjadi masalah besar dalam sebuah hubungan. Pasangan bisa merasa tidak nyaman karena mendengar dengkuran setiap malam. Suntikan ini bisa menjadi solusi dari masalah tersebut," kata Hadi Al-Jassim, salah satu dokter dari rumah sakit "Southport and Ormskirk NHS Trust" di Inggris, yang menyediakan layanan Snoreplasty, seperti VIVAnews kutip dari Marie Claire, Kamis 5 November 2009.
Rumah sakit Southport and Ormskirk NHS Trust, sampai saat ini sudah memberikan suntikan tersebut pada 400 pasien dengan hasil cukup memuaskan. Suntikan tersebut bisa menghentikan jaringan di belakang mulut yang bergetar penyebab suara dengkuran. Setelah diberikan suntikan, pasien bisa langsung pulang ke ruah dan makan beberapa jam kemudian.
Suntikan tersebut adalah cara alternatif untuk mengatasi dengkuran. Cara lainnya yaitu bisa dengan jalan operasi. Tetapi, operasi tidak begitu diminati karena membutuhkan waktu yang lama untuk penyembuhan dan memicu rasa sakit.

Kamis, 29 Oktober 2009

[remaja-kritis] Master Scholarship at UNSW, Australia (khusus tuk pemegang KTP Sulteng and sultra

GRADUATE PROGRAM (S2)

PT. Rio Tinto Indonesia in collaboration with Sampoerna Foundation provides one (1) full scholarship for the qualified individual to pursue a Master’s degree in Social Science, Science, or Commerce at the University of New South Wales (UNSW), Sydney, Australia.

Application Deadline is December 11, 2009

REQUIREMENTS

1. Indonesian citizen, a holder of Sulawesi Tengah or Sulawesi Tenggara identification card (KTP), with maximum age of 35 years old when lodging the application.
2. Hold a local Bachelor’s degree from any discipline with a minimum Grade Point Average of 3.00 (on a 4.00 scale).
3. After the applicant passes all the selection stages,the scholarship finalists have to be able to submit the required English test result (TOEFL / IELTS) and the Graduate Admission Test as required by the Master’s program that the applicant wish to apply:
* International TOEFL with a minimum score of 577 (PBT) or 233 (CBT) or 90 (IBT), OR
* International English Language Testing System (IELTS) of minimum 6.5
4. Do not hold a Master’s degree or equivalent
5. Did not enroll or graduate from an overseas tertiary institution, unless was on a full scholarship.
6. Do not receive other equivalent award or scholarship offering similar or other benefits at the time of the award.
7. Demonstrate that without the scholarship, applicant is not able to afford an Overseas Graduate Program.
8. Current student of graduate program at local university and wish to transfer study to UNSW is welcome to apply.
9. Teachers, lecturers and civil servants are welcome to apply.

SCHOLARSHIP PACKAGE

1. Tuition fee and health insurance for maximum 2 years study program in UNSW.
2. Living allowance and literature allowance.
3. One roundtrip plane ticket: Sulawesi – Sydney – Sulawesi.
4. Student visa application fee.
5. University application fee.
6. IELTS preparation fee.

HOW TO APPLY?
To download the application form, please click here

Application package can also be taken at the following offices:

Universitas Haluoleo (Bapak La Otjo Oti)
Staf Pembantu Rektor I
Rektorat, Lantai 4
Kampus Bumi Tridharma Anduonuho
Jl. H.E.A Mokodompit
Kendari, Sulawesi Tenggara - Indonesia

Universitas Tadulako (Ibu Utik Widaryanti)
Bagian Pelayanan Kesejahteraan Mahasiswa
PKM BAK PSI
Kampus Bumi Tadulako Tondo
Jl. Sukarno Hatta Km.9, Tondo
Palu, Sulawesi Tengah – Indonesia

Complete the application package and the required documents, and submit it to:
Sampoerna Foundation
Sampoerna Strategic Square
North Tower, 27th
Jl. Jendral Sudirman Kavling 45
Jakarta 12930
(Please write “RIO TINTO S2” at the top right hand corner of the envelope)

Rabu, 28 Oktober 2009

IM2 Dukung Open Source Indonesia

PT Indosat Mega Media (IM2) menyatakan dukungannya terhadap penerapan Open Source di Indonesia. Sebagai bukti nyata, 50% dari total jumlah server anak usaha Indosat itu diklaim telah menggunakan aplikasi maupun sistim operasi berbasis open source.

Dukungan IM2 terhadap open source juga coba diwujudkan dengan partisipasi IM2 di acara Global Conference on Open Source (CGOS), pertemuan tingkat dunia mengenai open source yang berlangsung di Shangri-La Hotel Jakarta pada 26-27 Oktober 2009.
Acara ini dibuka oleh Menkominfo Tifatul Sembiring dan dihadiri Duta Besar Brazil untuk Indonesia, Edmundo Sussumu Fujita.

"IM2 akan terus mendukung perkembangan Open Source di Indonesia sehingga pemanfaatan komputer akan meningkat seiring dengan semakin mudah dan murahnya aksesibilitas melalui open source," ujar Direktur Utama IM2 Indar Atmanto dalam keterangannya, Rabu (28/10/2009).

Di ajang CGOS, IM2 menyediakan akses internet gratis menggunakan teknologi WiFi berkecepatan 2 Mbps. IM2 juga menyediakan internet cafe dimana pengunjung dapat terhubung melalui internet menggunakan lima unit notebook yang disediakan dengan sistem operasi menggunakan open source seperti Linux, Ubuntu, Firefox, dan lainnya.

Akses internet gratis ini juga dapat dinikmati semua pengunjung hotel. Cukup menyalakan fitur WiFi pada notebook, pengunjung pun siap untuk berselancar internet.

Aplikasi maupun Operating System berbasis open source sudah lama diimplementasikan di IM2. Bahkan sejak awal pendirian perusahaan di tahun 2000-an.

Saat ini sejumlah aplikasi penting IM2 baik internal maupun eksternal berbasis open source seperti Top Up System, Payment Gateway, Portal Kongkoow, i-Pay, Corporate Email, Web Server, dll.

"Pilihan terhadap open source tidak hanya pada masalah biaya yang lebih hemat namun juga pada pilihan support yang lebih luas dalam bentuk konsultasi maupun advise dari pihak ketiga. Bahkan portal Kongkoow dan i-Pay kami sudah 100% open source," ungkap Syaiful Anwar, Head of IT Operation IM2.

Ke depan, perusahaan itu mengaku akan terus menggalakkan pemakaian open source seiring dengan semakin banyaknya pilihan opsi dan alternatif aplikasi maupun operating system berbasis open source.

"IM2 akan terus update terhadap perkembangan IT terkini dengan motivasi untuk menghadirkan internet yang terjangkau dan berkualitas kepada masyarakat. Penggunaan open source merupakan salah satu diantaranya," imbuh Indar.

Di ajang GCOS ini berkumpul lebih dari 500 peserta dari berbagi penjuru dunia mendengarkan dan berdiskusi dengan pegiat dan pencinta open source lainnya.

Pada acara yang telah digelar sejak tahun 2004 ini, Betti Alisjahbana, Ketua Umum Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) dalam kata sambutan pembukaan GCOS, mengemukakan bahwa open source sudah sangat layak tampil ke depan dengan dukungan besar dari berbagai pihak membuat penetrasi open source sungguh di luar dugaan begitu baik.

Setahun, Rp 21T Lenyap Akibat Facebook


Setahun, Rp 21T Lenyap Akibat Facebook

VIVAnews - Tidak hanya sebagai ajang pertemanan, situs berbasis jejaring sosial seperti Facebook ataupun Twitter ternyata juga merugikan sejumlah pengusaha. Terutama bagi perusahaan yang karyawannya berinteraksi di sana selama jam kerja dan menurunkan produktivitas.

Morse, perusahaan IT asal Inggris, telah melakukan survey pada 1.460 karyawan setempat. Ternyata, lebih dari setengahnya (57%) di antara mereka menggunakan waktu kerja selama 40 menit per minggu, atau kira-kira satu minggu dalam setahun.

Bila dikalkulasikan, diperkirakan bahwa pebisnis di seluruh Inggris mengalami kerugian total sekitar 1,38 miliar poundsterling atau 21 triliun rupiah per tahun akibat waktu yang disalahgunakan oleh karyawannya.

Angka itu mungkin lebih besar lagi. Pasalnya, para responden memperkirakan, teman kerjanya kemungkinan memakai waktu kerja yang lebih banyak untuk berinteraksi di jejaring sosial. Rata-rata para responden menyebut 59 menit perharinya.

Seperti VIVAnews kutip dari Server-Management, 26 Oktober 2009, Philip Wicks, konsultan Morse mengatakan, dewan kota Portsmouth, Inggris telah mengunci akses Facebook pada para karyawan.

Ia menambahkan, tidak bisa dipungkiri kalau sebagian pegawai juga mengakses situs jejaring sosial secara sembunyi-sembunyi di jam kerja. Dan untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan sebuah peraturan yang ketat.

Sayangnya, untuk mencapai ke tahapan ini tampaknya masih perlu waktu. Pasalnya, 76 persen responden menyebutkan bahwa perusahaannya tidak memiliki aturan khusus seputar penggunaan situs jejaring sosial.

Belum lagi kenyataan bahwa sepertiga di antara responden menyebutkan bahwa mereka juga memposting informasi sensitif seputar perusahaan tempat mereka bekerja di jejaring sosial. Ini berpotensi merugikan lebih jauh akibat rusaknya reputasi perusahaan.

Sejak berdirinya MySpace sebagai pionir situs jejaring sosial, banyak bertumbuhan berbagai situs lainnya. Menurut data Wikipedia, tercatat sebanyak 165 situs jejaring sosial yang eksis di internet.